REVIEW Citra Hazeline Pearly White UV Tya Endah Sasyony September 4, 2017 Assalamualaikum Beauties ^^ Semoga selalu sehat yaa ^^ Jadi kali ini aku akan mereview salah satu produk dari Citra yaitu Citra Hazeline Merkuriadalah logam makanya mengkilat. Krim yang bagus warnanya putih dop tidak mengkilat. 4. Dapat membuat kulit wajah putih dalam waktu singkat. Memang cukup bervariasi antara 1- 4 minggu tergantung dari banyaknya kandungan mercury didalam krim. (makin tinggi kandungan mercury makin cepat memberikan hasil putih pada wajah). ibuhamil/ menyusui dapat pakai skin care Cream SARI Whitening ngga ? apabila telah ada No.POM berarti tidak memiliki kandungan merkuri, hidroqinon maupun bahan2 beresiko yang lain, so dapat juga gunakan. HazelineSnow, krem kulit produksi PT Burroughs Wellcome Indonesia bahkan pernah diisyukan mengan dung merkuri yang membahayakan kesehatan. Untunglah Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan sendiri buru-buru "meralat" isyu itu dengan mengatakan: "Mana mungkin? itu kan produk lama yang sudah didaftarkan di Departemen Kesehatan." Lamakelamaan mereka mengubah bahannya mengandung zat yang berbahaya. Bahan berbahaya yang biasanya di gunakan pada kosmetik berbahaya curang adalah Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, Klindamisin, Serta bahan pewarna berbahaya yang mengandung Pewarna Merah k30 dan dan Merah K10. Krimini memiliki kandungan yang dapat menutrisi kulit wajah dari luar maupun dari dalam. Produk perawatan citra hazeline ini memiliki 3 varian produk, yaitu: Citra Hazeline Pearl White Citra Hazeline Spotless White Glow UV Citra Hazeline Lasting Cool Dari 3 varian di atas, krim ini memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi penggunanya. 11Bahaya Merkuri Pada Kosmetik & Makanan Bagi Ibu Hamil dan Tubuh. Banyak dari anda yang pasti sudah sering mendengar tentang zat kimia yang satu ini. ya, merkuri adalah sebuah bahan kimia yang memiliki nomor atom 80, dan juga diketahui memiliki berat atom sebesar 200.6. Merkuri merupakan salah satu unsur logam yang terkontaminasi dari endapan z5D5Hj. Kesehatan kulit perlu dijaga dan dirawat dengan sebaik mungkin. Namun, kesadaran ini masih belum terlalu dipahami banyak orang, sehingga mereka tidak melihatnya dengan baik. Salah satu bentuk ketidakpedulian terhadap kesehatan kulit yaitu dengan menggunakan produk kosmetik dengan kandungan merkuri. Penting sekali buat kalian paham bagaimana mengetahui kosmetik yang mengandung merkuri atau tidak. Padahal, kandungan merkuri pada kosmetik yang diaplikasikan pada kulit dapat menimbulkan iritasi ringan hingga iritasi parah. Sebagai perempuan, tentu tidak ingin jika kulit menjadi rusak hanya karena salah penggunaan kosmetik, bukan? Kali ini, kita akan membahas mengenai ciri-ciri kosmetik yang mengandung merkuri dan bagaimana cara membedakannya. Mengenal Merkuri Merkuri adalah logam berat yang memiliki wujud cair, berwarna putih perak dan mudah menguap apabila berada pada suhu ruangan. Merkuri sebenarnya juga digunakan di kehidupan sehari-hari, hanya saja, untuk beberapa hal penggunaan merkuri dibatasi dengan ketentuan tertentu atau bahkan dilarang untuk digunakan. Beberapa contoh penggunaan merkuri di kehidupan sehari-hari antara lain Digunakan sebagai bahan pembuatan bola lampu. Digunakan sebagai bahan pembuatan alat penambal gigi. Digunakan sebagai bahan campuran untuk membuat alat termometer, dan lain sebagainya. Selain digunakan dalam bidang industri, merkuri juga digunakan pada sektor pertambangan seperti penambangan emas, oksigen atau belerang, dan produksi gas klor. Pada penambangan oksigen atau belerang akan membentuk sejenis garam yang digunakan sebagai bahan pembuatan antiseptik dan krim pemutih. Meskipun penggunaan merkuri juga digunakan di kehidupan sehari-hari namun, sebisa mungkin kadar penggunaannya dikurangi. Hal ini dikarenakan merkuri termasuk dalam unsur kimia beracun yang mempunyai sifat toksik yang bisa menyebabkan masalah pernapasan, kerusakan kulit dan lain-lain. Bahan Kandungan yang Terdapat dalam Merkuri Karena merkuri termasuk dalam unsur kimia beracun, sehingga bahan yang terdapat pada merkuri kebanyakan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti berkurangnya fungsi otak, menipisnya lapisan kulit, rusaknya ginjal, hingga menurunnya daya tahan tubuh. Masalah kesehatan yang muncul akibat merkuri terjadi apabila; menghirup udara yang tercemar merkuri, memakai produk dengan kandungan merkuri pada kulit, serta menelan makanan atau produk dengan kandungan merkuri. Begitu bahayanya penggunaan unsur kimia beracun ini, membuat kita perlu tahu kandungan atau bahan yang tergolong jenis merkuri. Mengetahui bahan ini wajib dipelajari agar masyarakat bisa tahu komposisi yang digunakan pada kosmetik mengandung merkuri atau tidak. Merkuri klorida, biasa digunakan di bidang kesehatan sebagai disinfektan. Amoniak merkuri klorida dan iodida. Jenis merkuri inilah yang paling banyak digunakan sebagai bahan pemutih pada kosmetik. Mercurous chloride digunakan untuk laksansia. HgS, digunakan sebagai pigmen pada cat. Penggunaan HgS umumnya untuk pigmen cat warna merah. Baca juga 8 Ciri-Ciri Kulit Wajah yang Terkena Merkuri Ciri-ciri Kosmetik yang Mengandung Merkuri Biasanya, cara paling akurat dilakukan dengan cara tes laboratorium. Meski demikian, kosmetik dengan kandungan merkuri memiliki ciri-ciri atau tampilan khusus yang bisa diidentifikasi dengan panca indra. Namun, kita tetap bisa mengetahui apakah kosmetik yang dibeli mengandung bahan merkuri atau tidak dari ciri berikut ini. 1. Tidak mempunyai nomor registrasi yang terdaftar di BPOM. 2. Tekstur produk cenderung kasar. 3. Mempunyai bau logam yang menyengat. Kosmetik dengan kandungan merkuri pasti memiliki aroma seperti belerang. Biasanya untuk menghilangkan bau logam ini produsen akan menambahkan parfum sebagai campuran pada bahan produk. 4. Pada kosmetik krim pemutih, tekstur cream sangat lengket. Untuk mengelabui konsumen, produsen akan mencampurkan merkuri dengan bedak dingin agar tekstur menjadi lebih encer. 5. Saat dipakai produk kosmetik tidak bisa menyatu dengan baik dengan kulit. Hal ini karena produk kosmetik dengan kandungan merkuri tidak bisa bercampur dengan minyak alami kulit. Nomor BPOM adalah salah satu cara paling mudah untuk mengetahui apakah produk kosmetik mengandung merkuri atau tidak. Bagi yang tidak ingin melakukan tes laboratorium untuk mengetahui kandungan merkuri pada kosmetik, melihat nomor BPOM pada kosmetik bisa kamu lakukan. Baca juga Keracunan Skincare? Begini Cara Detox Wajah dari Kandungan Merkuri BPOM akan memberikan izin edar kepada produk yang memang aman untuk digunakan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa pertimbangan yang digunakan oleh BPOM dalam memberikan izin edar kosmetik antara lain berikut ini. Menggunakan komposisi yang aman digunakan untuk kulit. Dibuat oleh produsen dengan alamat perusahaan yang jelas. Memenuhi standar kemasan yang disyaratkan oleh BPOM. Memiliki massa penggunaan atau masa pakai yang jelas. Menyertakan Anjuran Pemakaian serta efek samping dari penggunaan produk. Jadi, sudah tahu bukan bagaimana ciri-ciri kosmetik yang mengandung merkuri dan dampaknya bagi kesehatan? Oleh karena itu, kalian harus lebih cermat memperhatikan komposisi bahan kandungan produk saat akan membelinya. Bila perlu, cek informasi produk tersebut melalui website resmi BPOM agar kosmetik yang dibeli memang legal dan aman untuk digunakan. - Merkuri sudah sejak lama dinyatakan sebagai kandungan yang berbahaya untuk tubuh, termasuk jika ada dalam produk kosmetik. Sayangnya, kosmetik dengan kandungan merkuri masih amat diminati karena efeknya yang instan. Umumnya, penggunanya memakai produk tersebut karena ingin terlihat lebih putih, tanpa peduli warna kulit tidak menyadari dampak buruk kandungan ini, bukan hanya pada penampilan namun juga kesehatan. Baca juga BPOM RI Rilis Daftar Kosmetik yang Mengandung Merkuri Pemahaman yang terbatas ini semakin diperburuk dengan harga kosmetik mengandung merkuri yang jauh lebih murah dibandingkan produk lain yang lebih murah dan efeknya instan menjadi kombinasi kosmetik berbahaya ini terus laris-manis di pasaran. Apa itu merkuri? Merkuri adalah salah satu logam berat yang dikategorikan amat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan hidup. Alasannya, logam ini bersifat toksik, tahan urai dan dapat terakumulasi di dalam tubuh kita. Demikian penjelasan yang dikutip dari akun Instagram resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM Republik Indonesia. Merkuri adalah logam berbentuk cair, berwarna perak, dan hanya menguap di suhu tinggi minimal 375 derajat Celcius. Anda juga bisa mengalami keracunan merkuri akibat penggunaan berkepanjangan. Gejalanya keracunan merkuri termasuk kelelahan, depresi, lesu, sakit kepala, batuk, nyeri dada atau sensasi terbakar, sesak napas, atau radang jaringan paru-paru. Meski begitu, gejala keracunan ini bisa muncul tiba-tiba jika Anda terpapar merkuri dalam jumlah besar. Menurut Mayo Clinic, kadar normal merkuri dalam darah adalah 0 – 9 nanogram per mililiter ng/ml. Kadar merkuri 10 – 15 ng/ml menunjukkan adanya paparan ringan. Sementara itu, lebih dari 50 ng/ml menunjukkan paparan berat merkuri organik. Kebanyakan orang tidak memerlukan detoks penetralan racun merkuri selama kadarnya dalam darah tidak di atas 15 ng/ml. Tubuh Anda dirancang untuk menyaring zat-zat beracun, biasanya dengan bantuan ginjal dan hati Anda. Namun, kadar merkuri yang tinggi dapat membanjiri ginjal dan hati sehingga mengganggu fungsi kedua organ ini. Saat kadar merkuri darah yang mendekati 50 ng/ml atau menyebabkan keracunan, Anda perlu melakukan detoksifikasi merkuri. Jika Anda mengalami keracunan merkuri karena paparan tinggi, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi khelasi. Khelasi merupakan pemberian cairan infus atau suntikan yang mengandung obat chelators. Obat ini mengikat merkuri dalam tubuh dan membantunya keluar. Anda juga dapat mencoba melakukan detoks merkuri sederhana tanpa obat dan terapi khusus dengan cara berikut. 1. Makan lebih banyak serat Tubuh Anda secara alami membuang merkuri dan zat beracun lainnya melalui feses. Untuk melancarkan pencernaan dan buang air besar, cobalah konsumsi makanan tinggi serat. Serat membantu usus bergerak mendorong feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Membiasakan konsumsi makanan berserat tinggi juga membuat frekuensi BAB Anda lebih teratur. Alhasil, kotoran dan zat beracun, termasuk merkuri, bisa segera keluar dari dalam tubuh. Beberapa contoh makanan berserat tinggi seperti oat, kacang-kacangan, lentil, apel, dan buah berry. 2. Minum lebih banyak air Merkuri juga dapat dikeluarkan melalui urine. Jadi, minum air lebih banyak dapat membantu mempercepat proses detoks merkuri. Umumnya, seseorang disarankan untuk meminum sebanyak 1,5 liter air setiap harinya. Namun, jumlah ini bisa berubah sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan tubuh. 3. Menghindari paparan merkuri Cara lain menghilangkan merkuri di wajah adalah dengan menghindari penggunaan produk dengan kandungan zat berbahaya ini. Anda yang telanjur menggunakan kosmetik dengan kandungan merkuri sebaiknya segera menghentikan pemakaiannya. Berapa lama Anda perlu detoks untuk menghilangkan merkuri di wajah? Ini tergantung seberapa tinggi paparan merkuri pada wajah Anda. Proses detoks alias pembersihan merkuri dari dalam tubuh dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Pasalnya, zat beracun ini perlu secara berangsur dikeluarkan dari tubuh. Cara menghindari produk bermerkuri Anda perlu lebih jeli dalam memilih produk kosmetik. Perhatikan ciri-ciri skincare yang mengandung merkuri, lihat dengan saksama daftar komposisi yang tercantum dalam label produk. Pastikan juga Anda membeli kosmetik yang sudah terdaftar di BPOM. Standardisasi BPOM untuk kosmetik biasanya ditunjukkan oleh adanya nomor seri atau kode bilah barcode tertentu. Jangan mudah tergiur dengan penawaran klinik kecantikan atau produk perawatan kulit yang menjanjikan kulit lebih cerah dalam waktu singkat. Efek mencerahkan kulit dalam sekejap biasanya berasal dari kandungan merkuri. Kapan perlu ke dokter? Jika Anda terpapar merkuri dalam kadar yang tinggi, cara detoksifikasi di atas mungkin tidak akan cukup untuk menghilangkan zat ini sepenuhnya. Terlebih, keracunan merkuri dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi kepada dokter kulit untuk memastikan kondisi Anda. Jika Anda mengalami gejala keracunan merkuri, segera lakukan pemeriksaan medis. Apabila hasil tes menunjukkan tingkat merkuri terlalu tinggi, Anda mungkin memerlukan perawatan medis untuk menghindari komplikasi. Keracunan ini bisa terjadi akibat tertelan, terhirup, atau tersentuh pada kulit. Namun, keracunan paling sering terjadi saat terhirup. Dampak merkuri pada konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan memicu penyakit urologi. 1. Bahaya menghirup merkuri Agen Proteksi Lingkungan di Amerika Serikat atau United States Environmental Protection Agency EPA menyebutkan beberapa bahaya dari menghirup merkuri. Tremor. Insomnia. Sakit kepala. Respons saraf berubah. Masalah emosional, seperti mood swing, mudah marah, grogi, terlalu pemalu. Gangguan sensasi tubuh. Hasil tes fungsi mental yang menurun. Gagal pernapasan. Kerusakan ginjal. 2. Bahaya menelan merkuri Keracunan akibat menelan bahan kimia ini biasanya terjadi akibat mengonsumsi makanan tinggi merkuri, seperti hiu, todak, king mackerel, dan tuna sirip kuning. Keracunan makanan yang timbul akibat menelan logam berat ini, yaitu gastritis atau radang lambung, maag perdarahan pada saluran cerna, diare, sembelit, muntah, peradangan mukosa rongga mulut, urine berkurang, penumpukan cairan di tubuh, mual, bingung, dan lelah. 3. Bahaya merkuri terkena kulit Kontak pada kulit biasanya terjadi akibat paparan bahan kosmetik ilegal. Bahan kimia tersebut dengan mudah akan diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Memang, bahan ini bisa menghambat pembentukan pewarna kulit melanin. Hal inilah yang membuat kulit tampak putih. Hanya saja, bahan ini bersifat korosif sehingga membuat lapisan kulit semakin menipis jika tersentuh. Selain menganggu sistem saraf dan ginjal, paparan logam berat pada kulit menyebabkan ruam kulit, dermatitis, kulit mengelupas, serta mati rasa dan kebas pada kaki, tangan, dan sekitar mulut. 4. Bahaya merkuri pada anak dan janin Bahaya senyawa ini tidak hanya akan terjadi pada orang dewasa. Bahaya senyawa ini pun bisa menimpa janin. Ini dipicu akibat ibu mengonsumsi seafood yang tinggi methylmercury. Konsumsi seafood yang tinggi merkuri mengganggu pertumbuhan otak dan sistem saraf janin. Bahaya paparan pada janin bahkan lebih berbahaya daripada pada anak dan orang dewasa. Janin yang keracunan saat di rahim biasanya mengalami gangguan otak. Akibatnya, hal ini mengganggu memori, fokus, bahasa, kemampuan motorik halus, dan kemampuan visual dan spasial. Saat anak bersentuhan dengan orang tua yang memakai produk berbahan merkuri, ada kemungkinan zat tersebut dapat masuk ke tubuh anak jika berkontak erat dengan orangtua. Secara khusus, keracunan merkuri pada anak disebut infantile acrodynia. Kondisi ini dapat dikenali dengan munculnya rasa sakit serta warna merah muda pada tangan dan kaki. Infantile acrodynia biasanya terjadi ketika anak tak sengaja menghirup atau menelan yang tumpah di karpet saat merangkak. Inilah gejala awal infantile acrodynia yang mungkin timbul. Lesu, mengantuk, rewel, dan menangis terus-menerus. Kehilangan nafsu makan hingga berat adan turun. Lebih peka terhadap cahaya. Lengan dan kaki yang nyeri. Setelah 2—4 minggu, kulit bayi akan mengalami perubahan dengan tanda-tanda berikut. Timbul warna merah muda pada ujung hidung dan jari, lalu lama-kelamaan menggelap dan menyebar dengan corak seperti jaring-jaring. Kaki dan tangan terasa dingin dan bengkak. Anak sering menggaruk pada tangan dan kaki sehingga kulit menebal. Keringat berlebih. Kehilangan kuku dan kebotakan. Pengobatan bila terkena merkuri Hingga saat ini, belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan efek negatif senyawa kimia keras ini. Satu-satunya cara untuk menghentikan keracunan segera adalah dengan menjauhi sumber logam berat dari pasien. Meski begitu, dokter mungkin akan memberikan obat yang bisa mengikat logam atau terapi kelasi. Terapi ini menggunakan obat bernama 2,3-dimercaptosuccinic acid. Dokter juga mungkin menstabilkan kadar urine dengan dimercaprol-metal complex untuk melindungi ginjal saat terapi kelasi. Cara mengecek produk dengan kandungan merkuri Produk perawatan kulit bermerkuri biasanya tidak menuliskan kandungan ini secara jelas pada kemasan. Jika Anda lebih cermat memilih kosmetik yang aman, Anda tetap bisa menemukan komposisi logam ini. Inilah nama lain merkuri yang biasanya tertera pada komposisi skincare dan harus dihindari. Mercurous chloride. Calomel. Mercuric. Mercurio. BPOM menemukan ada beberapa merek skincare yang mengandung merkuri, berikut daftarnya. Temulawak New Day & Night Cream Beauty Whitening Cream. Natural 99 Vitamin E. HN. SP Special UV Whitening Cream. Pemutih Dokter. Ling Zhi Vitamin E. Night Cream SJ Sin Jung. Tabita Daily Cream & Nightly Cream. Merkuri adalah logam yang bisa ditemukan di alam bebas, tepatnya kerak bumi. Terkena paparan dalam konsentrasi besar bisa menyebabkan keracunan. Paparan bisa terjadi akibat tertelan, tersentuh, atau terhirup. Rangkuman Merkuri merupakan senyawa neurotoksin. Sebagian besar keracunan muncul akibat terhirup. Paparan tinggi dapat merusak saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal. Produsen ilegal biasanya menggunakan logam ini sebagai pemutih wajah. Oktober 10, 2021 Intermezzo Review Halo sobat Kpop Squad Media tercinta semoga sehat selalu ya dan jangan lupa baca informasi mengenai review citra hazeline dengan citra pearly white uv terbaru di Kali ini kita akan membahas seputar perbedaan citra hazeline dengan citra pearly white uv, citra hazeline pearly white uv, citra hazeline pearly white uv moisturizer, citra hazeline pearly white uv berbahaya, citra hazeline pearly white uv mutiara korea, citra hazeline pearly white uv kemasan baru. Apa itu citra hazeline pearly white uv? Citra hazeline pearly white uv adalah krim pelembab wajah terbaik dan populer di Indonesia. Kandungan citra hazeline pearly white uv perpaduan UV Protection UVA&UVB. Manfaat citra hazeline pearly white uv untuk menutrisi wajah dari dalam, mencegah terbentuknya noda/flek hitam dan penggelapan kulit pada wajah akibat sinar matahari, efek samping citra pearly white uv, kandungan citra pearly mutiara, manfaat citra pearly glow uv essence cream, citra sakura glow uv powder cream, apakah citra pearly white uv mengandung merkuri, perbedaan handbody citra pearly white uv dengan citra pearly glow uv, macam macam produk citra untuk wajah, manfaat citra hazeline sakura. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak perbedaan citra hazeline dengan citra pearly white uv dibawah ini. Baca Juga Perbedaan Ponds Age Miracle dan Flawless White PERBEDAAN CITRA HAZELINE DAN CITRA PEARLY WHITE UV Citra Hazeline dengan Citra Pearly White UV adalah satu produk yang sama, jadi tidak ada perbedaan mulai dari harga citra hazeline pearly white uv, kemasan citra hazeline pearly white uv dan kandungan citra hazeline pearly white uv. Citra hazeline adalah salah satu jenis produk citra dengan kandungan bubuk mutiara. Berdasarkan data harga dari Shopee, harga citra pearly white uv terbaru sekitar Rp Harga citra pearly white UV bisa berubah sewaktu-waktu. BELI CITRA PEARLY WHITE UV DISINI Baca Juga Perbedaan Wardah Lightening Day Cream Step 1 dan 2Dapatkan Informasi PERBEDAAN CITRA HAZELINE DENGAN CITRA PEARLY WHITE UV di HPmu KLIK TOMBOL BINTANG DISINI . Itulah pembahasan singkat mengenai perbedaan citra hazeline dengan citra pearly white uv. Jika ada pertanyaan mengenai citra hazeline dengan citra pearly white uv atau ada permintaan pembahasan perbedaan merk krim pelembab terbaik dan terbaru lainnya bisa kirim pesan ke alamat email kpopsquadmedia Atau mungkin ada keinginan untuk kerjasama dengan KPOP SQUAD MEDIA seperti pasang iklan produk parfum, review produk parfum, promosi produk parfum, content placement produk parfum, backlink produk parfum dan produk-produk lainnya langsung kontak kami melalui alamat email pasang iklan di Hubungi kpopsquadmedia

apakah citra hazeline mengandung merkuri